Sang Pangeran dan Janissary Terakhir

KategoriBuku
Stok ready
KodePANGERAN
Di lihat422 kali
Berat(/pcs)0.6 Kg
Harga Rp 110.000 140.000
Anda Hemat Rp 30.000 (21.43%)
Beli Sekarang
(021) 7940381 082260358484

Detail Produk Sang Pangeran dan Janissary Terakhir

Kyai Gentayu berjingkrak, menaikkan kaki depannya sambil meringkik riang dan sesekali melonjak. Surainya berkibar terentak selaras dengan tapak-tapaknya yang berkecipak. Dengan kepala mendongak, sang penunggang tetap dapat duduk tegak. Lelaki berperawakan tinggi lagi kacak itu tampak seperti sedang menari tandak. Gerak tubuhnya melenggak sesuai lenggok tunggangannya yang rancak. Di sekeliling kuda yang menjejak-jejak, para pengawalnya seirama berlari hingga tombak-tombak di tangan mereka turut meliuk bagai pusaran ombak.

“Lihat Paman! Lihat sedulur sekalian!”, seru Sang Pangeran yang tiba-tiba memutar kendali kudanya sambil mengacungkan tangan ke arah Puri dan Masjid yang dikerumuk api. “Kediaman kita telah terbakar! Dan tiada lagi tersisa tempat bagi kita di atas bumi ini! Maka mari kita semua mencari tempat untuk diri kita di sisi Gusti Allah!”

“Kami bersama Anda, Kangjeng Pangeran! Pejah gesang fi sabilillah!”, sambut para pengikut.

“Dan demikian pula kalian, para Janissary terakhir?”, tanyanya meminta penegasan di sela ringkik Gentayu yang telah hendak berpacu namun dikekang.

“Tentu, Pangeran… Kita adalah kaum, yang apabila bumi menyempit bagi kita, maka langit yang akan meluas untuk kita! Hiyaaaa!”, seru Nurkandam Pasha sambil melecut kudanya. Sang Pangeran tersenyum mantap, dan sekali dia lepaskan kekang Gentayu, dua lompatan kuda itu senilai tiga kali loncatan kawanannya.

“Hiyaaa… Hiyaaa…”, serempak yang lain turut berpacu dan turangga-turangga terbaik dari Tegalreja itu berlari ke arah terbenamnya mentari sebelum membelok ke selatan menyusur tepian kali Bedhog.

“Maktuub..!”, Katib Pasha yang ada di barisan belakang berbisik dengan memejam mata sambil mengusap surai tunggangannya dan menunduk khusyu’. Sejak senja yang gerah, Rabu 5 Dzulhijjah 1240 Hijriah, salah satu perang sabil paling berdarah di Nusantara itu telah pecah.

Produk lain Buku

Rp 55.000 60.000

Format Pesanketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeMOSI
Nama BarangMosi Integral Natsir 1950
Harga Rp 55.000 60.000
Anda HematRp 5.000 (8.33%)
Lihat Detail
Rp 60.000

Format Pesanketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeSARTON
Nama BarangPemikiran George Sarton & Panduan Islamisasi Sains
Harga Rp 60.000
Lihat Detail
Rp 110.000 139.000

Format Pesanketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeINTERAKSI
Nama BarangSeni Interaksi Rasulullah
Harga Rp 110.000 139.000
Anda HematRp 29.000 (20.86%)
Lihat Detail
Rp 95.000

Format Pesanketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeKTMP
Nama BarangKritik terhadap Model Pembacaan Kontemporer
Harga Rp 95.000
Lihat Detail
Rp 35.000 40.000

Format Pesanketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeCMSM
Nama BarangCatatan Muslimah sebelum Menikah
Harga Rp 35.000 40.000
Anda HematRp 5.000 (12.50%)
Lihat Detail
Rp 65.000

Format Pesanketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeMENJERAT
Nama BarangMenjerat Akal
Harga Rp 65.000
Lihat Detail
Rp 80.000 90.000

Format Pesanketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeHIKMAH
Nama BarangHikmah Sejarah Untuk Indonesia Berkah
Harga Rp 80.000 90.000
Anda HematRp 10.000 (11.11%)
Lihat Detail
Rp 35.000 60.000

Format Pesanketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeMSKN
Nama BarangMenjawab Sekularisasi, Kristenisasi dan Nativisasi
Harga Rp 35.000 60.000
Anda HematRp 25.000 (41.67%)
Lihat Detail