Category: Buku Insists
-

Teologi dan Ajaran Shi’ah menurut Referensi Induknya
Mengenal dan mengetahui Shi’ah yang sesungguhnya merupakan perkara yang penting bagi setiap Musllim Sunni. Ini dimaksudkan agar tidak keliru dalam menilai kaum yang mengaku sebagai pengikut Ahlul Bait tersebut. Banyak orang menyangka perbedaan antara Ahlussunnah dengan Shi’ah hanya sekedar masalah khilafiyah, seperti perbedaan antara NU dengan Muhammadiyah, antara madhhab Shafi’i dengan Maliki. Krenanya, mereka berpendapat…
-

Islamic Science; Paradigma, Fakta dan Agenda
Buku ini menawarkan jawaban untuk pertanyaan-pertangyaan berikut: Apakah ada Islamic Science? Bagaimanakah kedudukan sains dalam Islam? Sejauh mana peran dan kontribusi orang Islam dalam pengembangan sains? Dimanakah letak perbedaan antara sains yang Islami dan tidak Islami? Paparan dalam buku ini juga diharapkan dapat memberi pencerahan mengenai definisi, eksistensi dan kontribusi para saintis Muslim semisal Ibn…
-

Aliran Kepercayaan
Berbagai pihak yang mendukung keputusan MK tentang Aliran Kepercayaan di Indonesia mendasarkan diri pada prinsip kebebasan dan Hak Asasi Manusia. Padahal, prinsip bernegara, menurut Konstitusi adalah ‘keadilan’, bukan persamaan. Tidaklah adil menyamakan kaum muslim Indonesia yang jumlahnya lebih dari 200 juta jiwa dengan pengikut beberapa kelompok Aliran Kepercayaan yang jumlahnya hanya ratusan orang saja. Bakan,…
-

Bukan Sekadar Mazhab; Oposisi dan Heterodoksi Syiah
Syi‘ah seringkali disalahpahami oleh banyak orang. Informasi yang sepotong-sepotong, penjelasan yang tidak utuh, dan pembacaan yang tidak menyeluruh adalah sebab-sebabnya. Buku ini mengupas apa, mengapa, dan bagaimana Syi‘ah dari sumber-sumber aslinya, berdasarkan kitab-kitab muktabarnya, dengan merujuk pada tokoh-tokoh ulama otoritatifnya. Bukan untuk menghujat atau menggugat, akan tetapi untuk memaha-mi sebelum menghakimi, berlandaskan data dan fakta.…
-

Kausalitas: Hukum Alam atau Tuhan.
Sejak zaman Aristoteles, Neo-Platonisme hingga Muslim peripatetik, hubungan antara sebab dan akibat telah diyakini pasti, tanpa campur tangan langsung dari Tuhan. Bahkan, kini di dalam sains modern, jejak Tuhan di alam ini telah dihilangkan”, kata S.H. Nasr. Dalam kitabnya Tahafut al-Falasifah imam al-Ghazali tegas membantah hubungan sebab-akibat itu tidak pasti”. Sebab, di dalam kausalitas terdapat…
-

Islam dan Diabolisme Intelektual
Dibolos adalah Iblis dalam bahasa Yunani kuno (Greek). Maka istilah diabolisme berarti pemikiran, watak dan perilaku ala Iblis ataupun pengabdian kepadanya. Kendati terbilang sangat dekat dan kenal sekali dengan Tuhan, ia dikutuk dan dihalau karena menolak sujud kepada Adam. Ia memang bukan atheist dan bukan pula agnostik. Iblis jelas mengakui adanya Tuhan dan tidak mengingkari…
-

Misykat
“Spektakuler! Kolom Misykat Dr. Hamid Zarkasyi di Jurnal Islamia Republika selama 3 tahun (2009-2012)menjadi kolom yang paling banyak dibaca orang. Berciri khas: lugas, cerdas, dan bernas. Buku kumpulan Misykat ini membuktikan, Dr.Hamid saat ini merupakan salah satu dari sederet kolumnis terbaik di Indonesia. Selamat Membaca!” ( Dr. Adian Husaini, Kepala Progran Studi Magister Universitas Ibn…
-

LGBT di Indonesia Perkembangan dan Solusinya
LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender), kini benar-benar menjadi wabah global, yang mengkhawatirkan banyak umat manusia. Dunia dibuat terperangah, setelah Amerika Serikat akhirnya secara resmi mengesahkan perkawinan sesama jenis, tahun 2015 ini. Wakil Presiden Amerika Serikat Joe Biden secara terbuka mengakui peran tokoh-tokoh Yahudi dalam mengubah persepsi bangsa Amerika tentang LGBT. Maka, jadilah Amerika Serikat sebagai…
-

Mewujudkan Indonesia Adil dan Beradab
Di tengah kancah dan perjalanan panjang perjumpaan Islamisasi dan Sekularisasi, para pendiri bangsa Indonesia mampu merumuskan Mukaddimah UUD 1945 yang sarat dengan perspektif worldview of Islam (Pandangan Alam Islam). Naskah dasar Piagam Jakarta ini memuat konsep-konsep penting dalam Islam: Tauhid, adil, adab, hikmah, syuro, wakalah, dan al-adalah al-ijtimaiyyah (keadilan social). Gagasan tentang adab itu kemudian…